Sekilas Tentang Empat Planet Bagian Dalam Tata Surya
Sekilas tentang empat planet bagian dalam sistem tata surya adalah fakta-fakta tentang empat buah planet di bagian dalam sabuk asteroid.

Sekilas tentang empat planet bagian dalam tata surya merupakan sedikit penjelasan mengenai empat planet yang berada di antara Matahari dan sabuk asteroid.
Sabuk asteroid sendiri letaknya adalah antara planet Mars dan Jupiter. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa artikel ini akan membahas tentang planet Merkurius, Venus, Bumi dan Mars.
Planet Bagian Dalam Tata Surya dan Faktanya
Telah kita ketahui saat ini total ada delapan objek yang dianggap sebagai planet. Jika planet bagian dalam ada empat buah maka sisanya yang empat lagi merupakan planet bagian luar. Berikut ini sekilas tentang planet bagian dalam tata surya.
1. Planet Merkurius
Merkurius adalah planet yang pertama dan paling dekat dengan Matahari. Selain itu, planet ini juga merupakan yang paling kecil di antara delapan planet lainnya. Merkurius mengelilingi Matahari sekali putaran dalam waktu 88 hari. Sedangkan waktu rotasinya selama 58 hari 14 jam.
Karena posisinya sangat dekat dengan Matahari, tentu saja suhu permukaan Merkurius sangat panas. Suhu permukaannya sekitar 180 derajat sampai 430 derajat celsius. Ironisnya, bagian Merkurius yang menghadap Matahari sangat panas sedangkan belahan lain di baliknya justru membeku.
2. Planet Venus
Merkurius memang planet yang panas dan paling dekat dengan Matahari. Namun Venus adalah planet yang paling panas di tata surya. suhu permukaannya mencapai 462 derajat celsius. Venus mirip dengan Bumi jika dilihat dari segi ukuran, gravitasi dan komposisinya.
Planet ini diberi nama Venus karena tampak sangat cantik dilihat dari bumi. Penampakan yang indah tersebut karena Venus dilapisi selimut kuning awan tebal dan memantukan cahaya Matahari.
3. Planet Bumi
Bumi, planet tempat di mana kita tinggal. Dahulu Bumi dianggap berbentuk datar. Namun seiring perkembangan teknologi, bentuk bumi yang bulat pun berhasil dibuktikan. Tapi sebenarnya Bumi tidak berbentuk sepenuhnya bulat melainkan 43 kilometer lebih tebal pada bagian tengahnya.
Seperti yang sudah Anda ketahui bahwa Bumi berputar mengelilingi Matahari selama satu tahun atau tepatnya 365,2564 hari. Jarak Bumi ke Matahari yaitu 1 AU (Astronomical Unit) yang setara dengan 149,6 juta kilometer. Bumi memilki sebuah satelit alami bernama Bulan yang mulai mengorbit sekitar 4,53 miliar tahun yang lalu.
4. Planet Mars
Tidak lengkap jika sekilas tentang planet bagian dalam tata surya tidak membahas Mars. Planet Mars ini paling dekat keempat dari Matahari.
Planet ini diberi nama sesuai nama Dewa Perang Yunani karena penampakannya yang merah seperti orang marah. Warna tersebut disebabkan oleh adanya besi oksida di permukaan Mars. Atmosfer di Mars sangat tipis.
Di permukaannya, Mars memiliki kawah, gunung berapi, lembah, gurun dan tudung es. Di Mars ada Mons Olympus, gunung tertinggi di tata surya dan juga ada Valles Marineris, lembah terdalam di tata surya. Para ilmuwan masih terus mengamati Mars karena kemungkinan adanya kehidupan atau bekas peradaban.
BACA JUGA:
Mengenal Tata Surya, Sebuah Sistem yang Jadi Bagian dari Alam Semesta
Matahari Adalah Pusat Tata Surya, Ini Fakta Menakjubkan Tentangnya
Setelah orbit planet Mars dan sebelum orbit planet Jupiter terdapat banyak asteroid yang mengelilingi Matahari. Orbit asteroid itu diberi nama sabuk asteroid. Sabuk itulah yang memisahkan planet menjadi dua bagian di tata surya. Planet bagian dalam tata surya dan bagian luar.