Pengaruh Gravitasi Bikin Astronaut Kesulitan Berjalan Setiba di Bumi
Gravitasi sangat berpengaruh pada sistem tubuh manusia. Contohnya, para astronaut yang kehilangan keseimbangan dan kesulitan bergerak setibanya di bumi.
Ada hal menarik saat menyaksikan astronaut yang baru tiba di bumi usai menjalankan misi luar angkasanya. Mereka mengalami kesulitan berdiri dan berjalan! Para astronaut ini memerlukan waktu untuk kembali memulihkan kemampuan geraknya. Sebagai contoh, kamu bisa mengikuti kisah kepulangan astronaut Scott Kelly asal Amerika dan Bob Thirsk asal Kanada. Para kru yang sudah menunggu sampai harus membantu mereka keluar dari pesawat. Rupanya, kondisi ini terjadi karena ada pengaruh gravitasi terhadap tubuh manusia, lho! Seperti apa pengaruhnya? Yuk, kita bahas supaya lebih jelas.
Sekilas tentang Gravitasi dan Teori Gravitasi
Sebelum melihat bagaimana pengaruh gravitasi terhadap tubuh manusia, mari kita lihat dulu apa itu gravitasi. Tentunya dengan sedikit menyinggung beberapa teori tentang gravitasi yang cukup populer.
Secara garis besar, gravitasi merupakan gaya tarik universal yang bekerja di antara semua materi. Dengan adanya gravitasi di bumi, maka benda-benda akan tetap berada di posisinya. Saat benda jatuh pun pasti arahnya dari atas ke bawah. Hal ini dikarenakan semua benda yang ada di permukaan bumi akan selalu ditarik ke arah pusat bumi.
Teori gravitasi universal dari Isaac Newton adalah yang paling sederhana dan mudah dipahami. Menurut Newton, gravitasi adalah sebuah gaya tarik menarik antar benda bermassa. Menurutnya, gaya tarik menarik tersebut berbanding lurus dengan massa masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara keduanya.
Melansir dari spaceplace.nasa.gov, teori lain yang lebih akurat sekaligus rumit adalah teori relativitas umum dari Albert Einstein. Menurut Einstein, gravitasi adalah hasil dari lengkungan ruang dan waktu karena adanya besaran massa. Besaran massa ini akan menarik benda-benda lain di sekitarnya untuk mendekati sumber lengkungan. Teori Einstein ini cocok untuk menjelaskan fenomena yang berkaitan dengan kecepatan dan benda bermassa besar.
Dengan adanya gravitasi di bumi, maka posisi manusia dan benda akan selalu tertarik ke arah inti bumi. Itulah sebabnya mengapa manusia selalu stabil menjejak ke tanah, tidak melayang-layang seperti astronaut di luar angkasa. Begitu juga dengan segala benda yang jatuh, pasti akan ke bawah, yaitu ke arah inti bumi sebagai pusat gravitasi.
Inilah Pengaruh Gravitasi Bagi Tubuh Manusia
Gravitasi sangat memengaruhi sistem tubuh manusia. Seperti apa pengaruhnya? Yang pertama, mari kita lihat bagaimana sistem peredaran darah dalam tubuh bekerja dengan pengaruh gravitasi. Peredaran darah dalam tubuh manusia berkaitan dengan tekanan darah yang berpusat dari jantung.
Jantung akan memompa darah menuju ke seluruh tubuh. Dimulai dari arteri menuju ke pembuluh darah lain yang lebih kecil. Pergerakannya dimulai dari bagian atas hingga ke bawah (kepala ke kaki). Sebaliknya, tanpa gravitasi, peredaran darah justru bergerak sebaliknya. Darah akan mengalir dari kaki menuju ke kepala.
Pengaruh lainnya adalah pada perubahan massa tulang dan otot. Kondisi tanpa gravitasi dapat membuat fungsi otot dan massa tulang berkurang. Sebab, tanpa gravitasi, tidak ada tekanan pada tubuh manusia. Karena tidak ada tekanan inilah, maka kemudian otot melemah dan tulang lebih cepat keropos.
Itulah sebabnya rata-rata para astronaut yang baru tiba di bumi akan mengalami masalah dalam pergerakannya. Entah itu kesulitan berdiri, kesulitan berjalan, atau bermasalah dengan tekanan darahnya. Mereka butuh waktu beberapa saat untuk memulihkan kondisinya seiring dengan penyesuaian mekanisme tubuh dengan gaya gravitasi di bumi.
Nah, setelah menyimak uraian di atas, apa yang ada dalam pikiranmu? Bisakah membayangkan bagaimana seandainya gaya gravitasi di bumi berkurang? Pasti akan terasa aneh bagi tubuh kita. Bahkan, banyak hal akan terhambat karena ketiadaan gaya gravitasi. Wah, semoga jangan pernah terjadi, ya!
Temukan informasi yang tidak kalah menarik di moccaapedia.com