Fakta-Fakta Menarik Tentang Langit, Terjadinya Bintang Jatuh Hingga Fenomena Aurora!

Beberapa fakta menakjubkan di langit angkasa yang menyembunyikan keindahannya.

Fakta-Fakta Menarik Tentang Langit, Terjadinya Bintang Jatuh Hingga Fenomena Aurora!
Photo from iStock by Adventure_photo

Langit merupakan salah satu elemen yang paling menakjubkan dari alam semesta ciptaan Tuhan yang sering kali menarik perhatian mata. Ribuan fenomena cuaca sampai objek-objek astronomi di luar angkasa yang memukau. Berikut beberapa fakta menarik mengenai langit yang mungkin belum anda ketahui.

Lapisan Atmosfer

Langit terdiri atas beberapa lapisan atmosfer yang berbeda-beda, antara lain:

- Troposfer yaitu lapisan pertama juga terbawah dari atmosfer. 

- Stratosfer yaitu lapisan yang memiliki ketinggian sekitar 50 km di atas troposfer. Lapisan ini dingin dan hanya berisi ozon. 

- Mesosfer adalah lapisan yang berada di ketinggian ±80 km dari bumi.

- Termosfer merupakan lapisan atmosfer

- Eksosfer yakni lapisan terakhir alias terluar dari atmosfer. Lapisan  tersebut berada di ketinggian sekitar 800–3260 km dari bumi.

Warna Langit

Ternyata warna langit di angkasa tergantung pada pembiasan cahaya matahari oleh atmosfer. Ketika matahari terbit dan terbenam, cahaya harus melewati lebih banyak lapisan atmosfer, menjadikan terciptanya warna-warna hangat, misalnya merah atau oranye. Saat siang hari, langit tampak biru oleh sebab cahaya biru lebih mudah tersebar oleh partikel-partikel kecil di atmosfer.

Bintang yang Tampak Jauh

Saat melihat bintang di kegelapan langit malam, banyak di antaranya yang sudah punah. Cahaya bintang memerlukan waktu yang amat lama untuk dapat sampai ke bumi. Beberapa bintang yang kita lihat mungkin saja sudah mati ribuan tahun yang lalu, tetapi kita melihat mereka seperti masih ada.

Meteor dan Hujan Meteor

Meteor merupakan benda kecil yang memasuki atmosfer bumi dan terbakar. Hal tersebut menciptakan jejak cahaya yang dikenal sebagai bintang jatuh. Hujan meteor dapat terjadi apabila bumi melewati sisa-sisa komet yang tertinggal di orbitnya, menghasilkan banyak meteor dalam waktu singkat.

Aurora Borealis dan Aurora Australis

Fenomena tersebut dikenal sebagai cahaya utara dan cahaya selatan. Terjadi ketika partikel bermuatan dari matahari bertabrakan dengan molekul yang ada di atmosfer bumi. Hal ini menciptakan pertunjukan cahaya yang menakjubkan di langit, terutama di daerah dekat kutub.

Satelit Alam dan Buatan

Bulan merupakan satu-satunya satelit alami bumi dan dapat mempengaruhi pasang surut lautan. Selain itu, banyak satelit buatan manusia mengorbit bumi yang dipergunakan untuk komunikasi, navigasi, serta penelitian ilmiah lainnya.

Planet yang Terlihat

Saat malam hari, kita dapat melihat beberapa planet dari bumi tanpa menggunakan bantuan alat teleskop, termasuk Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus. Venus sering disebut sebagai bintang pagi atau bintang malam, yang cahayanya paling terang setelah bulan.

Fenomena Langit Langka

Beberapa fenomena langit yang jarang terjadi, seperti pelangi malam (moonbow) yang bisa muncul saat cahaya bulan membentuk pelangi. Fenomena lainnya seperti halo matahari dan bulan, terjadi karena pembiasan cahaya melalui kristal es di atmosfer bumi.

Cahaya Polusi

Polusi dari kota-kota besar jelas mengganggu pengamatan di langit malam. Hal demikian membuat bintang-bintang sulit terlihat dan mengurangi kemampuan kita untuk bisa menikmati keindahan alam semesta.

Skala Waktu Astronomi

Di luar planet bumi, waktu berfungsi secara berbeda. Misalnya saja satu tahun di Mars hampir dua kali lebih lama dari satu tahun di bumi, dan satu hari di Venus lebih lama dari satu tahun Venus.

Langit menyimpan keajaiban dan misteri yang tak ada habisnya. Mulai dari fenomena cuaca hingga objek langit yang menakjubkan. Dengan mempelajari fakta-fakta ini, dapat membantu kita agar semakin mengjargai keindahan dan bagaimana alam semesta bekerja.